DIARY BUNDA RAYHAN

Boleh Disebut Perfeksionis


Disebut perfeksionis sudah sering, tapi ya sudahlah kalau waktu tak mengijinkan menyelesaikan semuanya seperti yang diinginkan. Kenyataannya tidak sedikit yang antri untuk diselesaikan, dan  butuh diselesaikan bersamaan. Alhasil, multitasking jawabannya. Perempuan memang dikenal bisa multitasking, pekerjaan rumah, kantor, ngurus anak, ngurus suami, dll. Bukan rahasia juga, multitasking tak menjamin kualitas yang dihasilkan.

Hanya saja, bukan berarti berhenti mencoba melakukannya dengan benar, karena menempa diri itu kebutuhan pribadi dan hanya bisa dilakukan oleh diri sendiri. Bagaimana bisa memperbaiki diri, melakukan sesuatu dengan benar dan cinta yang lebih besar. Tak apa disebut perfeksionis jika itu membuatku mengejar ketertinggalan dan tak pernah berhenti mencoba lebih baik lagi dan lagi!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s